Sucirayinda's Blog











{November 29, 2009}   Bunga Sakura (Sakura no Hana)

Bunga sakura bersama dengan bunga seruni, merupakan bunga nasional negeri Jepang yang mekar pada musim semi, yaitu sekitar awal April hingga akhir April.

Bagi orang Jepang, sakura merupakan simbol penting, yang kerap kali diasosiasikan dengan perempuan, kehidupan, kematian, serta juga merupakan simbol untuk mengeksperesikan ikatan antar manusia, keberanian, kesedihan, dan kegembiraan. Sakura juga menjadi metafora untuk ciri-ciri kehidupan yang tidak kekal.

Pohon sakura adalah salah satu pohon yang tergolong dalam familia Rosaceae, genus Prunus sejenis dengan pohon prem, persik, atau aprikot, tetapi secara umum sakura digolongkan dalam subgenus sakura. Asal-usul kata “sakura” adalah kata “saku” (bahasa Jepang untuk “mekar”) ditambah akhiran yang menyatakan bentuk jamak “ra”. Dalam bahasa Inggris, bunga sakura disebut cherry blossoms.

Warna bunga tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala.

Bunga digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan susunan daun mahkota:

  • Bunga tunggal dengan daun mahkota selapis.
  • Bunga ganda dengan daun mahkota berlapis.
  • Bunga semi ganda.

Di Jepang, mekarnya sakura jenis someiyoshino dimulai dari Okinawa di bulan Februari, dilanjutkan di pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di Tokyo, Osaka, Kyoto pada sekitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit demi sedikit ke utara, dan berakhir di Hokkaido di saat liburan Golden Week.

Setiap tahunnya pengamat sakura mengeluarkan peta pergerakan mekarnya bunga sakura someiyoshino dari barat ke timur lalu utara yang disebut sakurazensen. Dengan menggunakan peta sakurazensen dapat diketahui lokasi bunga sakura yang sedang mekar pada saat tertentu.

Periode berbunga pada pohon sakura ini sangat pendek, di Jepang dikenal dengan suatu kata kiasan yakni “7 hari bunga sakura”, yang artinya bahwa sejak sakura mulai mekar lalu layu kembali waktunya kurang lebih 7 hari, dan keseluruhan pohon sakura sejak bunga pertama mulai mekar hingga seluruh bunganya layu kurang lebih memakan waktu setengah bulan.

Ciri khas sakura jenis someiyoshino adalah bunganya yang lebih dahulu mekar sebelum daun-daunnya mulai keluar. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan batang pohon yang berada di lokasi yang sama, bunganya mulai mekar secara serentak dan rontok satu per satu pada saat yang hampir bersamaan.

Bunga sakura jenis someiyoshino hanya dapat bertahan kurang lebih 7 sampai 10 hari dihitung mulai dari kuncup bunga terbuka hingga bunga mulai rontok. Rontoknya bunga sakura tergantung pada keadaan cuaca dan sering dipercepat oleh hujan lebat dan angin kencang. Beberapa jenis burung dikenal suka memakan bagian bunga yang berasa manis, sedangkan burung merpati memakan seluruh bagian bunga.

Kesempatan langka piknik beramai-ramai di bawah pohon sakura untuk menikmati mekarnya bunga sakura disebut hanami (ohanami). Saat melakukan hanami adalah ketika semua pohon sakura yang ada di suatu tempat bunganya sudah mekar semua.

Di Jepang terdapat standar untuk menyampaikan informasi tingkat mekar bunga sakura, mulai dari terbukanya kuncup bunga (kaika), mekarnya 10% dari kuncup bunga yang ada di pohon (ichibuzaki) sampai bunga mekar seluruhnya (mankai). Bunga yang rontok segera digantikan dengan keluarnya daun-daun muda. Pohon sakura yang bunganya mulai rontok dan mulai tumbuh daun-daun muda sebanyak 10% disebut ichibu hazakura. Sementara itu, pohon sakura yang semua bunga sudah rontok dan hanya mempunyai daun-daun muda disebut hazakura (sakura daun).

Bunga dari pohon jenis yamazakura mekar lebih lambat dibandingkan jenis someiyoshino dan bunganya mekar bersamaan dengan keluarnya daun-daun muda.

Bunga sakura di Jepang terdiri dari ratusan jenis, jenis yang umum yaitu Prunus × yedoensis (Yoshino Cherry, yang berwarna merah muda dan putih), Sakura Hutan (yang berwarna merah muda dan putih), yamazakura (yang berwarna putih), yaezakura (yang berwarna putih atau ungu kemerahan), shidarezakura (yang rantingnya jatuh seperti pohon willow, bunga berwarna merah) dan lain–lain.

Sebagian besar jenis pohon sakura merupakan hasil persilangan, misalnya jenis someiyoshino yang tersebar di seluruh Jepang sejak zaman Meiji adalah hasil persilangan pohon sakura di zaman Edo akhir. Sakura jenis someiyoshino inilah yang sangat tersebar luas, sehingga kebanyakan orang hanya mengenal someiyoshino (yang merupakan salah satu jenis sakura) sebagai sakura.

Pada zaman dulu sebelum ada jenis someiyoshino, orang Jepang mengenal bunga sakura yang mekar di pegunungan yang disebut yamazakura dan yaezaki no sakura sebagai sakura. Di saat mekarnya bunga sakura, ribuan batang pohon Yamazakura yang tumbuh di Pegunungan Yoshino (Prefektur Nara) menciptakan pemandangan menakjubkan warna putih, hijau muda, dan merah jambu.

Beberapa jenis bunga sakura:

  • Edohigan adalah sakura yang mekar di Hari Ekuinoks Musim Semi dan bunganya paling panjang umur. Jenis-jenis lain yang serupa dengan edohigan adalah ishiwarizakura dan yamadakashinyozakura yang termasuk pohon sakura yang dilindungi. Miharutakizakura adalah salah satu jenis edohigan yang rantingnya menjuntai-juntai, sedangkan yaebenishidare dikenal daun bunganya yang banyak dan warnanya yang cerah.

  • Hikanzakura atau disebut juga kanhizakura adalah sakura yang tersebar mulai dari wilayah Tiongkok bagian selatan sampai ke Pulau Formosa. Kanhizakura banyak ditemukan tumbuh liar di Prefektur Okinawa. Bagi orang Okinawa, kata “sakura” sering berarti hikansakura. Pengumuman mekarnya bunga sakura di Okinawa biasanya berarti mekarnya hikanzakura. Di Okinawa, kuncup bunga hikanzakura mulai terbuka sekitar bulan Januari atau Februari. Di Pulau Honshu, hikanzakura banyak ditanam mulai dari wilayah Kanto sampai ke Kyushu dan biasanya mulai mekar sekitar bulan Februari atau Maret.

  • Shidarezakura bunga sakura jenis shidare (Shidarezakura)

  • Fuyuzakura (sakura musim dingin) adalah jenis pohon sakura yang bunganya mekar sekitar bulan November sampai akhir bulan Desember. Onishimachi di Prefektur Gunma adalah tempat melihat fuyuzakura yang terkenal.

Tempat-tempat pilihan untuk melihat bunga sakura:

Daerah Kanto:

  • Tokyo: Taman Ueno (Taito-ku), Taman Shinjuku-gyoen (Shinjuku-ku), Taman Sumida (Sumida-ku), Taman Koganei (kota Koganei), Taman Inogashira (kota Musashino).

Daerah Tokai:

  • Prefektur Gifu: Taman Usuzumi/Neodani (kota Motosu), Pinggir Sungai Shinsakai (kota Kakamigahara), Kamagatani (kota Ikeda).

Daerah Kansai:

  • Prefektur Osaka: Taman Istana Osaka (Osaka), The Mint Bureau (Osaka), Taman Expo ‘70 (kota Suita).

  • Prefektur Hyogo: Taman Istana Himeji (kota Himeji), Taman Akashi (Kota Akashi), Taman Shukugawa (Nishinomiya).

  • Prefektur Nara: Taman Nara (kota Nara), Pegunungan Yoshino (kota Yoshino), Taman Kooriyamajoshi (Yamato Kooriyama).

Bagi orang Jepang yang hidup di empat musim (semi, panas, gugur, dan dingin), musim semilah yang selalu dianggap dramatis ditandai dengan mekarnya bunga ume/prem (plum) beraroma harum, persik (peach) dan yang paling disambut gembira adalah sakura (cherry blossoms).

Dengan mekarnya ume, perlahan-lahan udara mulai menghangat hingga orang menyadari hangatnya musim semi berangsur-angsur tiba. Kegembiraan untuk keluar rumah dan berjalan-jalan menikmati mekarnya bunga-bunga akan mencapai puncaknya saat sakura di bulan April serentak bermekaran di mana-mana.

O-Hanami adalah tradisi “pesta melihat bunga” yang digelar bersama para sahabat dan keluarga di bawah rimbunan dahan pohon sakura. Minum sake beramai-ramai dengan gembira mengiringi bergugurannya bunga sakura mengalasi tanah sungguh suatu tradisi turun temurun yang sangat eksotik.

Tikar-tikar alas piknik dibentangkan dan ditandai dengan nama tiap-tiap kelompok lengkap dengan jadwal waktu pesta dimulai dilakukan oleh pengunjung yang menyebutnya sebagai Hanami. Tidak sedikit para karyawan baru merelakan waktu dan tenaganya untuk menunggu bentangan tikar sepanjang hari hingga atasannya datang sepulang kerja.

Falsafah mengenai bunga sakura terutama jenis yang terdikenal adalah Somei Yoshino berwarna lembut, mencerminkan nilai-nilai tradisional seperti kemurnian dan kebersahajaan. Bunga ini dikagumi karena singkat masa hidupnya, mekarnya hanya berlangsung beberapa hari dan diyakini memberi teladan bahwa hidup itu singkat. Masa mekar bunga sakura yang singkat, kecantikannya yang memukau, dan kematiannya yang awal, sering dikaitkan dengan kefanaan, karena alasan inilah, sakura sangat penuh simbolisme.

Di Jepang, bunga sakura dianggap sebagai pembawa rejeki dan keberuntungan. Pada upacara pernikahan dan perayaan tradisional lainnya, seringkali diharuskan meminum sup bunga sakura yang direbus dengan kelopak bunga sakura dalam sebuah wadah keramik, yang maknanya menyerap makna keberuntungan yang terkandung di dalam bunga sakura.

Daun dan bunga sakura yang sudah direndam di dalam air garam (shiozuke) dimanfaatkan untuk bahan makanan karena wanginya yang harum. sakura mochi adalah kue moci yang dibungkus daun sakura. Ada juga es krim dan kue kering rasa bunga sakura. Teh bunga sakura umumnya diminum pada kesempatan istimewa seperti pesta pernikahan. Ranting dan kuncup bunga sakura juga digunakan sebagai bahan pewarna alami.

Musim mekarnya bunga sakura pada bulan April, yang juga bertepatan dengan awal masuk sekolah, dan masuk kerja di Jepang, yang merupakan suatu titik balik terbesar dalam hidup manusia, oleh karena itu bunga sakura juga melambangkan masa depan yang penuh sinar cerah dan harapan.

Di samping itu, nama–nama jalan di berbagai pelosok di Jepang juga menggunakan nama–nama bunga sakura, tak terkecuali juga stasiun kereta api, nama kota, nama sayuran, teh, sup dan minuman. Daya tarik dan pengaruh bunga sakura sudah menyusup hingga ke dalam tulang sum–sum setiap aspek kehidupan pada masyarakat Jepang. (The Epoch Times/lie).



{November 29, 2009}   Bunga Sakura, Ume dan Momo

Bunga Sakura
Bunga dan Buah Ume
Bunga dan Buah Momo (persik, peach)

Pada akhir bulan Maret, di Tokyo, sesudah bunga ume gugur habis bunga sakura dan momo mulai mekar. Di taman-taman yang ditanami sakura, orang Jepang menikmati keindahan bunganya. Yaitu “hanami” (“hana” artinya bunga, “mi” artinya lihat). Mereka duduk di bawah pohon sakura, melihat bunga sambil minum sake (minuman keras jepang) dan makan atau menyani karaoke.

Hanami itu tidak terbatas pada minggu kedua bulan April. Asalkan tidak turun hujan, sesudah waktu kerja mereka ber-hanami sampai malam-malam. Pada malam hari melihat sakura disebut “yozakura” (“yo” berarti malam) suasananya berbeda. Apalagi hari Sabtu dan Minggu, taman-taman yang terkenal dengan sakura ramai sekali.

Sejak zaman dulu hanami merupakan ritual keagamaan (tidak hanya hanami, semua acara tahunan). Di kalangan para petani Jepang ada sebuah tradisi, yaitu melakukan upacara minum sake di bawah naungan kanopi bunga sakura, untuk mengajak dewa padi dan makan bersama dengan dewa padi. Upacara ini diharap akan menghasilkan panen yang lebih baik pada tahun berikutnya. Orang Jepang juga percaya bahwa pohon sakura adalah pagar antara Tuhan dan manusia. Oleh karena itu, melakukan hanami juga merupakan ritual keagamaan. Tetapi sesudah hanami menjadi hiburan saja, bukan ritual keagamaan.

Walaupun begitu, kalau melihat pohon sakura besar yang mekar bunganya secara penuh, terasa takut dan keramat. Bunga sakura mengasosiasikan mati. “pohon sakura adalah pagar antara Tuhan dan manusia”. Dalam film sutradara SUZUKI Seijun bunga sakura mengekspresikan dunia yang lain. Atau sastrawan KAJII Motojiro^ (1901-1932) menulis cerita pendek “Sakura no ki no shita ni ha” (Di bawah pohon sakura), cerpen ini dimulai kalimat seperti itu. “Di bawah pohon sakura mayat ditimbun! Ini boleh dipercayai. Habis kita tidak bisa mempercayai bunga sakura mekar begitu indah…”

Bunga ume, di Tokyo, berbunga dari pertengahan bulan Februari sampai akhir bulan Maret. Sesudah bunga ume gugur habis bunga sakura dan momo (persik, peach) mulai mekar. Bunga ume tahan lama, hampir 3 minggu terus mekar. Tetapi bunga sakura paling lama 2 mingu saja. Kalau kena hujan atau angin bunga sakura mudah jatuh. Jika angin berembus bunga sakura jatuh seperti salju turun, sangat indah. Sifatnya sakura mudah jatuh juga satu unsur keindahannya. Keindahan jatuh bunga sakura, kalau dianalogikan pada awal musim hujan jutaan kupu-kupu serempak menjadi kupu-kupu dari larva dan terbang.

Pada bulan April, setengah bunga sakura sudah gugur. Walaupun di Tokyo begitu, memang di daerah utara Jepang belum mulai mekar sakura. Makin ke utara makin dingin, jadi makin ke utara bunga sakura mulai mekar makin lambat. Di daerah Hokkaido baru mulai mekar sakura pada bulan Mei.

Warna bunga sakura biasanya putih atau merah muda. Tetapi sakura ada banyak varietasnya, kira-kira 300 jenis. Salah satu jenis sakura “hikan sakura” aslinya Tiongkok selatan, warnanya merah tua. Propinsi paling selatan Jepang, propinsi Okinawa, hikan sakura banyak ditanam. Hanami di Okinawa diadakan pada bulan Februari, dan melihat sakura yang warnanya merah. Bagi warga propinsi lain, hanami di Okinawa agak aneh.

Antara jenis sakura, yang paling banyak tersebar adalah Somei-yoshino. Jenis ini dimulai dari pertengahan abad ke-19. Jenis yang baru ini cepat tersebar di seluruh Jepang karena kuat dan tahan penyakit. Bunga jenis ini warnanya merah yang sangat muda, hampir putih. Somei-yoshino bunganya mekar sebelum bersemi daunnya, tetapi jenis yang kuno, “Yama zakura” (“yama” artinya gunung) bunganya mekar sekaligus daunnya bersemi.

Sedangkan bunga ume dan momo, seperti Somei-yoshino, mekar sebelum bersemi daunnya. Ume, momo dan sakura hubungannya dekat. Nama Latin Somei-yoshino adalah Prunus x yedoensis, Yama zakura adalah Prunus yamasakura, Hikan zakura adalah Prunus campanulata. Nama Latin ume adalah Prunus mume, momo adalah Prunus persica. Kalau lihat nama Latinnya sudah jelas, ume, momo dan sakura ini sumua termasuk suku mawar marga Prunus. Ketiga tumbuhan ini agak mirip.

Ume asalnya Tiongkok, pada abad ke-6 sudah ditanam di Jepang. Bunga ume juga ada varietas, lebih 300 jenis. Warnanya ada yang putih, merah muda, merah tua, tergantung jenisnya. Bunga ume mekar saat masih musim dingin, Meskipun turun salju bunganya tidak gugur. Suasana itu terasa anggun dan gensi. Di Tiongkok pohon pinus, bambu dan ume disebut sebagai “tiga teman pada musim dingin”, menjadi tema gambar. karena ketiga tumbuhan ini, tidak gugur daunnya atau bunganya pada musim dingin, menjadi simbol kesetiaan yang tidak berubah. Di Jepang ketiga tumbuhan dihargai sebabai simbol bahagia dan kesehatan. Buah ume sangat kecut, dimakan sebagai “umeboshi” yaitu asinan buah ume. Umeboshi disukai orang Jepang sebagai teman nasi. Selain ini, buah ume dipakai untuk membuat minuman keras manis, “umeshu”.

Momo (persik, peach) juga asalnya dari Tiongkok. Paling terlambat abad ke-6 sudah datang ke Jepang. Dalam budaya Tionghoa terutama tradisi agama Tao, momo disebut bahwa mempunyai kekuatan untuk menghindarkan hal-hal yang jahat. Kalau makan buah momo yang tumbuh di dunia dewa-dewa, orang bisa hidup ribuan tahun. Penyair Tiongkok yang sangat terkenal, Tao Yuan-ming (AD 365-427) menulis cerita dunia utopia seperti surga yang ditanam banyak pohon momo, judulnya “Tao Hua Yuan Ji”. Karya ini mempengaruhi budaya Tionghoa dan Jepang secara luas dan dalam. Sekarang cerita ini masih menjadi tema manga (komik Jepang), misalnya karya MOROBOSHI Daijiro^. Dalam film Hongkong “Ashes of Time” (1994) dibintangi oleh Leslie Cheung, sutradaranya Wong Kar-Wai, bunga momo memainkan peranan penting dalam ceritanya.

Buah momo sangat enak, manis dan segar, wanginya bagus. Sebesar apel, umpamanya mangis yang airnya banyak. Buah momo matang pada bulan Juli dan Agustus. Kalau dapat kesempatan makan buah ini, jangan melepaskan kesempatannya. Sejauh yang saya tahu buah momo belum di ekspor ke Indonesia. Mungkin kaleng buah momo dapat ditemukan di Jakarta, tetapi jauh lebih enak buah mentah daripada yang kaleng. Menurut kesan sebagian orang jepang buah momo paling enak diantara buah-buahan Jepang. Buah momo melambangkan hidup, mempunyai suasana erotis dan dekadensi. Karya sutradara SUZUKI Seijun “Zigeunerweisen” (1980) ada adegan heroin makan buah momo. Adegan itu mengekspresikan suasana erotis dan dekadensi buah momo.

Memang ada buah sakura, sebesar buah duku, warnanya merah. Tetapi jenis pohon sakura yang berbuah berbeda jenisnya dengan pohon sakura untuk dilihat bunganya. Di Jepang juga ditanam sakura yang untuk diambil buahnya, semuanya datang dari Barat pada akhir abad ke-19. Di Jepang buah sakura sebagian besar dihasilkan di propinsi Yamagata, bagian utara Jepang. Sakura yang disebut “cherry” di Barat adalah semuanya jenis untuk buah.

Orang Jepang sejak dulu mencintai ketiga tumbuhan ini, ume, momo dan sakura, mereka menjadi tema “waka” (puisi pendek tradisi Jepang). Dalam antologi puisi Jepang yang paling kuno “Manyo^ shu^” (abad ke-8), ketiga bunga sudah menjadi tema puisi waka.

Pada abad ke-8, zaman Nara, bunga ume lebih dicintai daripada bunga sakura. Jadi dalam Manyo^ shu^ waka tentang bunga ume jauh lebih banyak daripada waka tentang sakura. Misalnya,

Ume no hana saki te chiri naba sakura bana tsugi te saku beku nari nite arazu ya

Waka ini masukkan bersama sakura dan ume. artinya: sesudah bunga ume mekar dan gugur, gencar bunga sakura mulai mekar lagi.

Selain Manyo^ shu^, waka tentang bunga ume, karya SUGAWARA Michizane (845-903) seorang ilmuwan dan tokoh politik, sangat terkenal.

Kochi fukaba nioi okose yo ume no hana aruji nashi tote haru o wasuru na

Artinya: Bila angin timur bertiup menyebarkanlah wanginya, bunga ume saya. Biarpun pemiliknya diusir jangan lupa musim semi.

Waka tentang bunga momo dalam Manyo^ shu^, antara lain, karya O^TOMO Yakamochi (716-785):

Haru no sono kurenai niou momo no hana shita deru michi ni ide tatsu otome

Pada musim semi di taman, bunga momo mekar berwarna merah. Seorang gadis berdiri di jalan yang diwarnai merah oleh bunga momo.

Selain ini, penyair haiku yang terkenal seluruh dunia, MATSUO Basho^ (1644-1694) mengarang haiku tentang bunga momo.

Saki midasu momo no naka yori hatsu zakura

Artinya: Bunga sakura yang baru bermekar ketemu dalam bunga momo yang sedang berbunga.

Zaman yang Basho^ masih hidup, yaitu sebelum dibikin Somei-yoshino, bunga sakura (jenis Yama zakura dll) mekar lebih lambat daripada bunga momo.

Waka tentang bunga sakura dalam Manyo^ shu^, misalnya

haru same ha itaku na furi so sakura bana imada minaku ni chiramaku oshi mo

Hujan musim semi, jangan turun terlalu deras. jika bunganya gugur sayang sekali. saya belum melihat bunganya.

Saigyo^ (1118-1190) terkenal sebagai penyair waka yang sangat mencintai bunga sakura.

Negawaku ha hana no shita nite haru shinamu sono kisaragi no mochizuki no koro

Semoga meninggal dunia di bawah bunga pada musim semi, bulan Februari saat bulan purnama.

Bulan kisaragi berarti bulan Februari penanggalan kuno. Bulan kisaragi merupakan bulan Maret.



Bunga kinmokusei: Osmanthus fragrans var. aurantiacus

Saat bunga kinmokusei mulai mekar, musim panas sudah berlalu. Tahun ini musim panasnya tidak begitu panas. Anehnya pada bulan September cukup panas seperti masih bulan Juli. Tetapi di Tokyo dari sekitar tanggal 20 September mendadak mulai menjadi sejuk. Hari ini awal bulan Oktober, mulai mekar bunga kinmokusei. Bunga ini lambang permulaan musim gugur. Bunga ini harumnya sangat manis dan segar seperti harumnya bunga kopi. Saat bunga ini mulai mekar, seluruh kota berwangi manis. Bunga kinmokusei sangat disukai orang Jepang. Jadi kinmokusei ini termasuk pohon yang paling populer, bisa ditemukan dimana saja.

Pohon ini asalnya dari Tiongkok. Di Tiongkok selatan ada kota yang terkenal keindahan pemandangannya, namanya Guilin. Seperti namanya sendiri, kota Guilin ditanami pohon kinmokusei banyak sekali. Pohon ini dibawa ke Jepang pada zaman Edo. Oleh karena itu sebelumnya tidak ada puisi haiku dan tanka yang bertema kinmokusei. Sekarang bunga ini sering diambil untuk tema haiku dan tanka. Kali ini saya akan memperkenalkan tanka yang yang bertema kinmokusei.

kono toshi mo kitari sugiyuku mui no natsu

kinmokusei ni shikararete iru

(tahun ini juga musim panas datan dan berlalu sia-sia belaka,

saya dimarahi oleh bunga kinmokusei)

Satu bulan lalu jam 7 malam tidak begitu gelap, tetapi sekarang jam 6 sudah gelap. Sekarang masih tidak dingin, tetapi makin lama makin dingin. Saat bunga kinmokusei mulai mekar, musim panas sudah berlalu.



{November 29, 2009}   Bunga Ajisai (Ajisai no Hana)

Bunga ajisai: Hydrangea macrophylla f. macrophylla

Dari awal bulan Juni, mulai musim hujan Jepang “tsuyu” selama satu bulan. Saat itu kelembaban tinggi, suhu udaranya lebih 25 derajat Celsius. Makanannya mudah berjamur. Tetapi sekarang ajisai berbunga penuh.

Ajisai itu tumbuhan khusus Jepang. Ada banyak jenisnya, warnanya biru atau ungu. Di Tokyo bunga ini mekar dari akhir bulan Mei sampai akhir bulan Juni.

Karena ajisai dikenal sejak zaman purba bunga ini menjadi tema waka dalam Manyo^shu^ (abad 8), misalnya,

Ajisai no yae saku gotoku yatsu yo ni wo imase waga seko mitsutsu shinobamu

oleh TACHIBABANO Moroe (684-757).

Artinya: Seperti bunga ajisai berbunga dengan delapan lapis, semoga anda panjang umur selama delapan generasi Kaisar. saya lihat bunga ajisai dan ingat anda.

Walaupun dikenal sejak dulu, bunga ini jarang menjadi tema waka. Tetapi waka modern (tanka) ada banyak karya yang temanya ajisai, karena ajisai itu salah satu bunga yang paling umum dan dicintai masyarakat Jepang.

Haiku oleh MATSUO Basho^ (1644-1694) ada beberapa yang temanya ajisai.

Ajisai ya katabira toki no usu asagi

Artinya: Ajisai sudah berbunga. Sekarang musimnya menjadi panas, harus pakai pakaian katabira (pakaian tipis untuk musim panas) yang warnanya sama dengan ajisai, biru muda.

MASAOKA Shiki (1867-1902) juga mengarang haiku yang temanya ajisai.

Ajisai ya hanada ni kawaru kinou kyou

Artinya: Bunga ajisai baru mekar. Kemarin masih kuncup, hari ini berbunga. Warnanya berubah dari hijau sampai biru tua.

Bunga ini dulu dibawa ke Tiongkok, pada 1789 ilmuwan botani Inggris Joseph Banks (1743-1820) membawakannya ke kebun botani Kwe di London dari Tiongkok. Sesudah itu di Eropa varietas ajisai dilahirkan banyak.

Ajisai ini diteliti secara rinci oleh seorang dokter Jerman namanya Phillip Franz von Siebold (1796-1866).

Dia lahir pada 1776 di Jerman. Keluarganya terkenal bidang kedokteran. Sesudah menjadi dokter, dia ingin pergi ke Asia untuk tambah pengalaman. Dia menemukan lowongan dokter kemiliteran di Hindia Belanda, pada bulan Februari 1823 datang ke Batavia.

Sejak awal abad 17, karena takut masuk agama Kristen, pemerintah Bakufu Jepang mengambil kebijakan “sakoku” (tutup negara) yaitu melarang bergaul dengan mancanegara dan tidak punya hubungan diplomatik dan perdagangan kecuali Korea, Tiongkok dan Belanda. Jumlah orang Belanda yang diizin tinggal di Jepang sangat terbatas, belasan orang saja. Mereka semua terpaksa bermukim di Dejima, pulau kecil di Nagasaki, tidak boleh keluar dari pulau Dejima itu tanpa izin.

Pengtahuan Barat masuk ke Jepang melalui Belanda saja, informasi tentang Jepang juga mesuk ke Barat dari kantor VOC di Jepang saja. Saat itu ilmuwan Barat tentang Jepang, misalnya Engelbert Kaempfer (1651-1716. penulis “The history of Japan”), Carl Peter Thunberg (1743-1828. murid Linne. penulis “Flora Jepang”.), mereka semua pegawai kantor VOC di Jepang.

Siebold datang ke Jepang pada 1823 sebagai dokter kantor perdagangan Belanda di Nagasaki.

Kemahiran kedokteran dia menjadi terkenal, dia diizin oleh pemerintah Jepang untuk mendirikan rumah sakit dan sekolah di desa Narutaki, pinggiran kota Nagasaki. Namanya sekolah itu “Narutaki Juku” (juku artinya sekolah), muridnya belajar bahasa Belanda, kedokteran, ilmu tumbuhan.

Tujuannya datang ke Jepang adalah mencari informasi tentang Jepang. Pemerintah Belanda memerintah kepada Siebold mencari informasi tentang Jepang, karena Jepang adalah partner dagang Belanda yang penting. Belanda cari komoditi lebih laku.

Siebold memberikan tema penelitian macam-macam kepada muridnya Narutaki Juku, dan memerintahkan muridnya menulis laporan dalam bahasa Belanda.

Muridnya di Narutaki Juku ada banyak tokoh besar di dalam dunia ilmu pengetahuan di Jepang. Saat itu masih ada pejabat tinggi pemerintah Bakufu Jepang yang benci hal-hal berbau Barat. Antara murid Narutaki Juku, misalnya TAKANO Cho^ei (1804-1850) dihukum kurungan seumur hidup. (Dia nantinya melarikan diri dari penjara, berganti nama dan bekerja sebagai dokter dan menerjemahkan buku ilmu kemiliteran dari Belanda. Tetapi akhirnya diketemukan oleh polisi, dan ia bunuh diri.)

Patung Siebold dan bunga ajisai di tempat bekas Narutaki Juku.
Di Museum botani Leiden juga ada patung Siebold, sekitarnya ditanam pohon ajisai.

Terutama Siebold sangat kagum kekayaan flora Jepang. Dengan bantuan muridnya, dia mengkoleksi tumbuhan Jepang. Dia membudidayakan tumbuhan-tumbuhan di Dejima dan Narutaki Juku, lebih seribu jenisnya tumbuhan. Koleksi tumbuhan itu dikirim ke Belanda melalui Batavia. Sebagian tumbuhan itu dikirim ke Kebun Raya Bogor juga. Pada 1825 Siebold kirim biji pohon teh Jepang ke Jawa, sesudah itu perkebunan teh di Jawa berhasil.

Rupanya bagi Siebold, ajisai adalah tumbuhan istimewa. Satu-satunya artikel yang dia sendiri tulis tentang taksonomi botani adalah artikel tentang marga Hydrangea, yaitu ajisai.

Untuk ajisai, dia memberi nama latin Hydrangea Otakusa. Otakusa itu berasal dari nama pacarnya, seorang wanita Jepang Otaki. Siebold panggil “Otaku san” untuk nama pacarnya. Otaki melahirkan putri Siebold. Anak ini namanya Ine. Ine nanti berguru pada muridnya Siebold (murid ayahnya sendiri) dan menjadi dokter wanita pertama di Jepang.

Siebold mengirimkan bermacam-macam bahan dari Jepang ke Belanda, tetapi pada 1828 apesnya kapal yang muat barang barang Siebold kandas. Polisi Jepang memeriksa barangnya, menemukan peta Jepang. Saat itu peta Jepang adalah rahasia negara Jepang. Kemudian Siebold menjadi tahan rumah di Dejima dan seorang “rangakusha” (ilmuwan yang meneliti ilmu Barat. “ran” itu singkatan Belanda, “rangaku” berarti ilmu Barat. “gakusha” berarti ilmuwan) TAKAHASHI Kageyasu yang memberi peta Jepang kepada Siebold ditangkap dan meninggal dunia di penjara. Pada 1929, Siebold diusir keluar dari Jepang.

Sesudah pulang ke Belanda dia menulis Flora Japonica (Tumbuhan Jepang) dan Fauna Japonica (Binatang Jepang). Dia tinggal di Leiden dan di Museum tumbuhan Leiden dia menanam tumbuhan yang dia bawa. Tentu saja termasuk ajisai. Siebold memberi nama-nama Latin untuk banyak tumbuhan Jepang. Sampai sekarang banyak nama Latin tumbuhan yang dinamakan oleh Siebold masih digunakan.

Di museum-museum Leiden ada banyak opset dan isotipe yang dikirim oleh Siebold. Terutama, opset serigala Jepang yang sekarang sudah punah terkenal.

Selain itu, dia menulis buku “Nippon” (Jepang), buku ini diterbit mulai 1832 sampai 1853. Isinya:

  1. Geografi Jepang.
  2. Senjata dan bela diri Jepang.
  3. Sejarah Jepang.
  4. Agama di Jepang.
  5. Perkebunan teh dan proses buat teh di Jepang.
  6. Perdagangan Jepang.
  7. Informasi negara-negara sekitar Jepang: Korea, daerah utara Jepang, Ryukyu (Okinawa).

Di bagian ke-7 dia menulis tantang bahasa Ainu (penduduk asli daerah utara Jepang).

Pada 1853, 24 tahun kemudian sejak Siebold diusir dari Jepang, empat kapal perang Amerika dikomandoi laksamana Matthew Calbraith Perry (1794-1858) datang ke jepang dan berlabuh di dekat Edo (Tokyo) untuk menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan. Pada 1854, pemerintah Bakufu Jepang menandatangani perjanjian persahabatan dengan Amerika. Kebijakan tutup negara yang berlanjut selama lebih 200 tahun dicabut.

Pada 1859, Siebold datang ke Jepang lagi. Dia bertemu dengan Otaki, Ine dan muridnya. Kali ini Siebold menjadi konsultan pemerintah Bakufu, memberikan nesihat tentang kebijakan diplomatik. Masa jabatannya sebagai konsultan Bakufu selesai, dia pulang ke Belanda pada 1862.

Di Wuerzburg (tempat lahir Siebold) di Jerman dan di Nagasaki, ada museum tentang Siebold.

Das Siebold-Museum in Wurzburg
http://uploader.wuerzburg.de/siebold-museum/

Siebold Memorial Museum di Nagasaki
http://www1.city.nagasaki.nagasaki.jp/siebold/index_e.html

Di Leiden, ada Siebold Huis
http://www.sieboldhuis.org/

Sekarang ajisai menjadi bunga kota Nagasaki.

Universitas yang didirikan oleh pemerintahan propinsi Nagasaki pada tahun 1999, nama universitas-nya adalah Nagasaki Siebold Daigaku (Universitas Nagasaki Siebold) http://www.sun.ac.jp/index.html.

Tentu saja Siebold meninggalkan jejak langkah dalam ilmu pengetahuan di Hindia Belanda. Tetapi saat saya mencari dengan search engine, artikel tentang Siebold yang ditulis dalam bahasa Indonesia sedikit saja. Kalau pembaca menemukan artikel tentang Siebold yang bahasa Indonesia, tolong beritahu untuk saya.



{November 29, 2009}   Bunga Fuji (Fuji no Hana)

Pada bulan April, bunga sakura somei-yoshino sudah gugur semuanya, bunga sakura jenis yaezakura masih mekar. Sekarang bunga fuji (wisteria) Wisteria floribunda berbunga hampir penuh. Bunga fuji ini mekar sampai awal bulan Mei.

Bunga fuji itu sejenis tumbuhan liana, merambat jalar sulurnya. Banyak bunga kucil muncul dari satu tangkai. Warnanya ungu biasanya, tetapi ada yang putih, ada yang merah muda.

Bunga fuji juga sejak dulu dicintai dalam budaya Jepang. Bunga fuji ditulis dalam “Kojiki”. Kojiki itu disusun pada abad 8, mitos sejarah bagi orang Jepang seandainya seperti La Galigo bagi orang Bugis.

Menurut Kojiki, ada pakaian yang dibuat dari kulit kayu pohon fuji. Seorang memakai pakaian yang dibuat dari pohon fuji dan meminang seorang gadis, saat itu mekar bunga fuji dari pakaian itu.

Fuji musume.
Ada tarian Kabuki yang terkenal judulnya “Fuji musume” (gadis fuji). Tarian ini adalah dari gambar seorang gadis yang membawa bunga fuji, gadis itu keluar dari gambar dan menari. Gadis ini peri bunga fuji. Dia minum sake (minuman keras Jepang) dan menari sambil mabuk.

Dalam dunia manga, ada karya KAI Yukiko, judulnya “Fuji no hana”. Kasihan sekali pada tahun 1980 dia meninggal dunia masih muda, usianya baru 26 tahun. Dia lahir di kota bersejarah Kanazawa, adik perempuannya HATSU Akiko juga mangaka (pelukis manga). Karya “Fuji no hana” adalah cerita fantastis penari Noh (Noh itu tarian drama tradisi Jepang) yang menjadi pohon Fuji.

Tentu saja bunga fuji menjadi tema syair waka dan haiku.

Dalam Manyo^shu^ ada karya oleh O^TOMONO Yotsuna

Fuji nami no hana ha sakari ni nari ni keri Nara no miyako wo omoosu ya kimi

Artinya: Bunga fuji sekarang makar punuh. Anda kangen kota Nara ya?

(Kota Nara, berjarak 40 Km selatan dari Kyoto, ibukota pemerintah Yamato dari tahun 710 sampai 784. Di kota Nara pohon fuji ditanam banyak.)

Puisi waka oleh MASAOKA Shiki(1867-1902) penyair waka dan haiku terkemuka,

Kame ni sasu fuji no hanabusa mijikakereba tatami no ue ni todoka zarikeri

artinya: Karena tangkai bunga fuji yang ditaruh di jambangan terlalu pendek, bunganya tidak terjangkau ke tatami (tikar jerami Jepang).

Karyanya penyair haiku yang paling termasyhur, MATSUO Basho,

Kutabure te yado karu koro ya fuji no hana

artinya: (pada sore hari) saat baru tiba di penginapan saya merasa capai (karena sepanjang hari terus berjalan kaki), kebetulan mekar bunga fuji.

Pada musim semi waktu matahari terbit makin awal dan waktu matahari terbenam makin lambat. Sekarang Jam enam setenggah sore masih terang. Pada bulan Januari jam lima sore sudah gelap.



{November 29, 2009}   Kaomoji

sucirayinda  
Hi…!

Di Jepang komputer sudah tersebar kepada hampir semua perusahaan dan 30% lebih rumah. Sekarang pengguna internet juga kira-kira 15 juta lebih orang (penduduk Jepang sejumlahnya 120 juta jiwa). Sebelum internet tersebar, komputer sudah dipakai untuk komunikasi. Dari akhir 1980-an, mulai sudah dipakai e-mail dan BBS, tetapi website belum dipakai untuk masyarakat umum. Pada saat itu komunikasi komputer terbatas antara langganan provider yang sama. Yaitu, langganan provider A bisa tukar-menukar e-mail dengan langganan lain provider A saja, tidak bisa mengirim/menerima e-mail untuk/dari langganan provider B. Langganan provider A mengisi/membaca BBS provider A saja, tidak bisa mengisi/membaca BBS provider lain. Saat itu dibuat “kaomoji” dalam kalangan komunikasi komputer di Jepang.

Kaomoji berasal dari Jepang. Secara harafiah, “Kao” berarti wajah/muka, dan “Moji” berarti huruf/aksara. Jadi, bisa diartikan bahwa kaomoji adalah huruf-huruf yang dapat mencerminkan ekspresi wajah.

Kaomoji ini sejenis “face mark”. Face mark buatan Amerika. Kaomoji buatan Jepang, menurut saya kaomoji lebih baik daripada face mark Amerika. Karena face mark dibaringkan, susah untuk melihat. Tetapi kaomoji Jepang lurus normal saja.

Tampilan kaomoji buatan jepang lebih ekspresif, dibandingkan tampilan face mark buatan Amerika, seperti =-( atau : -P atau :-) . Memahaminya pun tidak perlu memiring-miringkan kepala Anda. Cukup sedikit berimajinasi dengan menatapnya secara tegak lurus, seperti kita membaca biasa. Unsur-unsur karakter khusus yang membentuknya biasanya terdiri dari tanda kurung tutup sebagai wajah, tanda kutip sebagai mata, dan garis bawah sebagai mulut.

Kadang kita pun dapat menambahkan gerakan tangan dengan menyisipkan karakter tertentu. Sekilas mirip dengan tokoh-tokoh kartun gaya Jepang. Mukanya bulat, dengan ekspresi mata khas kartun anime. Elemen utamanya adalah karakter tanda kurung yang membentuk pipi dan dan garis bawah yang membentuk mulut.

Contohnya, (^_^) yang digunakan untuk mengekspresikan senyum, atau sedang bahagia. Kalau senyum terpaksa, hilangkan saja tanda kurungnya, sehingga menjadi ^_^. Ingin menggunakan ekspresi tangan? Bisa saja. Misalnya ingin mengacungkan jempol tanda salut, tinggal ketik seperti ini (^_^)d. Selain itu, Anda juga bisa menampilkan simbol keringat atau air mata yang sedang mengalir seperti (^ ^;) atau (T_T).

Kaomoji ini cukup fleksibel. Dengan karakter-karakter dasarnya, Anda masih bisa berkreasi lebih jauh untuk menciptakan simbol ekspresi yang lebih unik. Misalnya, saat Anda sedang ber-chatting ria dengan kawan Anda, dan ditanya apa yang sedang Anda lakukan, Anda bisa menjawabnya dengan gaya anime yang unik.

Kaomoji Jepang mungkin lebih banyak daripada face mark Amerika. Misalnya: (Fontnya jangan pakai “bold”. Lebih baik “Gothic” atau “Sans Serif”).

Hi (^_^)/ (^o^)/
Tersenyum (^_^) (^ – ^) (^ . ^)(n_n) (^ u ^)
Senyum malu, Tersipu (*^ – ^*) (#^^#)
Senyum merona (o^ – ^o)
Tertawa lebar (^ O ^)
Ngedipin mata, wink (^_-) (^_~)
Mohon maaf m(_ _)m [Tanda ini berarti bungkuk]
Selamat jalan (^_^)/~ [Tanda ini /~ berarti melambaikan sapu tangan]
Terpesona ( *o*)
Manyun (” ~ “)
Malu (=_=)
Banzai, Bersorak riang \(^ O ^)/ `\(^ o ^)/` \(~o~)/
Menari \(^o\) (/o^)/
Kiss, Mencium (^ 3 ^) (~ 3 ~) (*^3^)
Dicium ( ^3(^_^) (^_^)(^ )
Merasa terganggu (“- ” ; )
Gugup (-_- ; ) (^_^;) (^^;?
Garuk-garuk kepala f(~_~) f(^_^)
Menangis (T_T) (ToT) (i _ i) (/_;)
Menitikkan air mata (; _ ; ) (- _ ; )
Mengantuk ( ” O “).o0O \(~O~)/
Bosan sampai ketiduran (_ _’)
Tidur (u_u)(z_z) (_ _ )zzZZ (-_-)zzZZ
Bermimpi (_ _ ).o0O
Pusing (x_x)
Bertanya-tanya ( ?_?)
Bete (+_+)
Mata duitan ($_$)
Melotot, Heran (@_@) (O_O)
Mendengarkan w( ^_^)
Menulis X(. . )
Putus asa (o_ _)o
Ngajak berantem (p^ ^)p
Yes, berhasil! o(^_^)o
V-Sign (^_^)v
Acungkan jempol (^_^)d (^ _^)b
Marah (>_<) (-_- #)
Keringat dingin “(^_^;)” “(-.-;)” (-.-!)
Berlari ((( (((;^ ^)
Tergesa-gesa C= C=(;’ _’)
Merokok -y( ^ o ^)..ooOO t( ^ o ^)..ooOO (” 3 “)y-~~~
ET (-)(-)
Tikus .(” )~
Kodok n(“~”)n
Babi (^o_o^)
Kucing (=^.^=)
Lagi ngapain …?
Ngantuk ni… pingin bobo n mimpi indah deh…
Siapa ni yang nagis…?

Masih ada banyak lagi lo… Tetapi kebanyakannya dipakai font khusus untuk bahasa Jepang, jadi kalau tidak punya font bahasa Jepang tidak bisa dilihat. Kenapa kaomoji berkembang di Jepang? Sebabnya, di Jepang sangat berkembang komik (dalam bahasa Jepang, “manga”). Sejak dulu dalam komik Jepang, perasaan digambarkan oleh tanda. Terutama komik lucu seperti Doraemon digambarkan dengan garis sederhana, sering dipakai tanda. Oleh karena itu tanda yang dipakai untuk mengambarkan perasaan sudah menjadi tradisi Jepang.

Sayounara…!


{November 3, 2009}   Friendster

Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web jejaring sosial yang memberikan fasilitas untuk membuat profil dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan akun di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.

Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati masa beta test. Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog.

Saat ini Friendster telah menginternasionalisasi bahasanya yang semula hanya bahasa Inggris, saat ini telah tersedia bahasa Indonesia, bahasa Tionghoa, bahasa Spanyol, bahasa Korea, bahasa Jepang, bahasa Vietnam, bahasa Malaysia.
Kiprah

Situs ini merupakan situs jejaring sosial pertama di internet yang memiliki basis awal di negara-negara berbahasa Inggris, lalu menyebar hingga ke Asia. Posisinya di Amerika Serikat dan tidak lama kemudian digantikan dengan MySpace dan kemudian Facebook dan LinkedIn, namun situs ini masih memiliki basis masa di Asia.
Profil anggota palsu

Selain itu, seiring semakin populernya layanan ini muncul juga berbagai akun yang disebut fakester. Akun-akun ini adalah account yang dibuat bukan dengan identitas diri sendiri, seperti selebriti dan tokoh politik seperti Presiden RI ke-2, Soeharto, yang di Friendster terdapat beberapa account dengan nama beliau.

Bahkan terdapat 16 akun Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Andi Mallarangeng, pihak Istana Kepresidenan telah melacak pihak pembuat situs-situs itu, bahkan langsung menyurati pengelola situs web Friendster maupun penyedia jasa Internet di Yahoo, agar sesegera mungkin menghentikan pengguna yang mengaku sebagai Presiden Yudhoyono. [1] [2]
Pengenalan Friendster

Friendster biasa digunakan untuk mencari teman dan mempublikasikan profil pribadi, serta melengkapinya dengan foto.

Friendster tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi bahkan di seluruh dunia. Dengan menu Pencarian pengguna dapat mencari anggota Friendster lain, baik menurut nama, alamat, atau bahkan menurut hobinya.

Apabila telah melihat profil seorang anggota Friendster, pengguna dapat menambahkannya ke dalam daftar teman. Dengan mengklik Tambahkan sebagai Teman. Hanya saja untuk itu harus mengetahui alamat e-mail atau nama lengkapnya, setelah itu tinggal menunggu persetujuan darinya.

Pengguna juga bisa saling mengirimkan pesan kepada anggota anggota Friendster lain melalui fitur Kirim Pesan. Selain itu, juga dapat menambahkan testimoni kepada teman. Testimoni dapat berupa komentar, ucapan selamat ulang tahun, atau bahkan sebuah gambar. Testimoni yang telah diterima akan ditampilkan pada bagian bawah profil yang bersangkutan. Jika ingin menambahkan sebuah testimoni, anda cukup mengelik ikon Tambah Komentar pada profil.
[sunting] Top profil

Friendster memilih salah satu dari profil paling nge-top di Friendster, untuk saat ini pemegangnya adalah John Paul Castro dari Filipina. Ia memegang gelar sebagai “Top Pick Profile of the Year”. Pada tahun lalu, gelar ini disandang oleh Hasheem Thabeet dari India.[1][2]
[sunting] Fitur terbaru

Setelah Friendster redup beberapa tahun belakangan karena munculnya situs jejaring yang baru yaitu Facebook, Friendster siap merebut kembali pasaran dengan dimunculkannya fitur terbaru seperti instant message yang diberi nama Friendster IM yang masih berupa versi Alpha. Instant message ini sudah digunakan dalam situs Facebook dan dilihat dari rencana pengembanganya Friendster IM ini akan ditambah beberapa fitur tambahan, antara lain emoticon dan file transfer.[3]



{November 3, 2009}   Facebook

Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan

Facebook

Facebook Logo

semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat-e suatu universitas (seperti: .edu, .ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.

Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan alamat surat-e apa pun dapat mendaftar di Facebook.[2] Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.

Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia.[3] Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi,[4] dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.[5][6]



dan lain-lain